Secara historis, pendidikan dalam arti luas telah mulai
dilaksanakan sejak manusia berada di muka bumi ini. Adanya pendidikan ini
adalah setua dengan adanya kehidupan manusia itu sendiri. Dengan perkembangan
peradaban manusia, berkembang pula isi dan bentuk termasuk perkembangan
penyelenggaran pendidikan. Ini sejalan dengan kemajuan manusia dalam pemikiran
dan ide-ide tentang pendidikan.
Menurut Suroso Prawiroharjo, salah satu konsep tentang
pendidikan yang banyak diajarkan di lembaga pendidikan guru adalah yang
menggambarkan pendidkan sebagai bantuan pendidik untuk membuat peserta didik
dewasa, artinya kegiatan pendidik berhenti, tidak diperlukan lagi apabila
kedewasan telah tercapai. Konsep ini kemudian secara operasional dierjemahkan
sedemikian rupa sehingga pendidikan disamakan dengan persekolahan dan ia
diartikan member bekal pengetahuan kepada peserta didik yang dapat dipergunakan
untuk menghadapi masa depannya. Konsep inilah yang dominan sehingga pembaruan
isi kurikulum ditambah, dikurangi, diubah urutannya, dimuktahirkan dan
sebagainya.
Pendidikan merupakan bagian dari proses kebudayaan. Yang
senantiasa menghadapi tantangan zaman. Pendidkan merupakan proses yang tidak
akan pernah final selama sejarah kebudayan manusia belum memasuki tahap
finalnya yang tuntas. Semakin berkembang peradaban manusia, semakin berkembang
pula permasalahan yang dihadapi pendidikan, sehingga semakin menuntut kemajuan
manusia dalam pemikiran-pemikiran yang sistematik tentang pendidikan..
Peranan pendidikan dalam drama kehidupan dan kemajuan umat
manusia semakin penting. Ini berkaitan dengan semakin perlunya bagi manusia
pada umumnya dan pendidik khusunya untuk senantiasa mengembangkan pemahaman
yang terus mengenai pendidikan. Pendidikan sendiri pada dasarnya adalah proses
komunikasi yang di dalamnya mengandung transformasi pengetahuan, niali-nilai
dan keterampilan-keterampilan, di dalam dan di luar sekolah yang berlangsung
sepanjang hayat, dari generasi ke generasi. Dan pendidikan sangat bermakna bagi
kehidupan individu, masyarakat dan suatu bangsa.
Adapun mengenai unusr-unsur yang esensial yang tercakup dalam pengertian pendidikan adalah sebagai berikut :
- Dalam pendidikan terkandung pembianaan, pengembangan, peningkatan serta tujuan (ke arah mana peserta didik akan diharapkan dapat mengaktualisasikan dirinya seoptimal mungkin).
- Dalam pendidikan, secara implicit terjalin hubungan antara dua pihak yaitu pihak pendidik dan pihak peserta didik, yang di dalam hubungan itu berlainan kedudukan dan peranan setiap pihak.
- Pendidikan adalah proses sepanjang hayat dan perwujudan pembentukan diri secara utuh.
- Aktivitas pendidikan dapat berlangsung dalam keluarga, dalam sekolah dan dalam masyarakat.
Dari uraian di atas secara implicit terkandung betapa besar nilai pendidikan bagi individu, masyarakat dan suatu bangsa karena pendidikan sangat berguna untuk:
- Membentuk pribadi-pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki kepercayaan diri, disiplin dan tanggung jawab mampu mengungkapkan dirinya melalui media yang ada, mampu melakukan hubungan manusia dan menjadi warga negara yang baik.
- Membentuk tenaga pembangun yang ahli dan terampil serta dapat meningkatkan produktivitas, kualitas dan efisiensi kerja.
- Melestarikan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat, bangsa dan negara.
- Mengembangkan nilai-nilai baru yang dipandang serasi oleh masyarakat dalammenghadapi tantangan ilmu,teknologi, dan dunia modern.
- Merupakan jembatan masa lampau, masa kini dan masa depan.
0 comments:
Post a Comment