Pages

Labels

Friday, December 6, 2013

PENTINGNYA DASAR PENDIDIKAN



Pendidikan merupakan gejala semesta dan berlangsung sepanjang hayat manusia, disitu pasti ada pendidikan (Driyarkara, 1980:32). Dasar pendidikan adalah landasan berpijak dan arah bagi pendidikan sebagai wahana pengembangan manusia dan masyarakat. Pendidikan memiliki hubungan dengan pendidikan. Filsafat memberikan pandangan yang luas tentang pendidikan.
Menurut Imam Barnadib ( 1973: 8-10) berdasarkan urut-urutan timbulnya dalam sejarah alam filsafat, filsafat dapat digolongkan  menjadi empat tipe:
  1. Filsafat naturalisme berpandangan bahwa semua datang dari alam yang bersifat fisik. 
  2. Filsafat idealisme berpandangan bahwa kenyataan itu terdiri atas subtansi-subtansi yang berupa ide-ide atau gagasan-gagasan atau spirit, atau jiwa. 
  3. Filsafat realisme berpandangan bahwa hakikat segala sesuatu adalah sesuatu yang real, terbebas dari subyek atau manusia yang mengetahui. 
  4. Filsafat pragmatisme berpandangan bahwa kegunaan, manfaat, utilita menempati kedudukan utama dari segala sesuatu.
Filsafat menjadi dasar pemikiran-pemikiran pendidikan secara filosofis. Menurut Imam Barnadib ada empat pemikiran filsafat pendidikan;
  1. Yang menghendaki bahwa pendidikan itu pada hakekatnya progrsif, dan tujuan pendidikan hendaknya diartikan sebagai rekonstruksi pengalaman yang terus menerus. Ini disebut progresivisme. 
  2. Yang menghendaki bahwa pendidikan itu hendaknya didasarkan atas nilai-nilai yang tinggi, yang kedudukanya essensial dalam kebudayaan. Ini disebut essensialisme. 
  3. Yang menghendaki konsepsi pendidikan didasarkan oleh pertanyaan, apakah yang paling utama untuk menghadapi tantangan krisis masa depan. Ini disebut perenialisme. 
  4. Yang berpendapat bahwa pendidikan hendaknya mampu membangkitkan anak didik agar dapat merekonstruksi pengalaman hidupnya. Ini disebut rekonstruksionisme.
 

0 comments:

Post a Comment