Pages

Labels

Friday, December 6, 2013

MACAM-MACAM DASAR PENDIDIKAN


Ada beberapa landasan pendidikan yang perlu diperhatikan, yaitu landasan filosofis, landasan sosiologis, landasan kurtural, landasan historis, dan landasan psikologis, bahkan landasan ilmiah dan teknologis ( umar Tirtarahardja dan la sulo, 1994: 86-87). Di samping itu ada landasan yuridis (legalistik), ekonomi, politik (Manca, W: 2007: 2)

  1. Landasan filosofis berkaitan dengan kajian mengenai makna terdalam atau hakikat pendidikan, mengapa pendidikan dapat dilakukan dan atau diberiakan oleh dan kepada manusia, apa yang seharusnya menjadi tujuan pendidikan. Essensialisme, behaviorisme, pereniallisme, progresivis-me, rekonstruksionisme, dan humanism merupakan mazab-mazab teori pendidikan berdasarkan aliran-aliran filsafat tertentu, yang pada giliran selanjutnya mempengaruhi pandangan mengenai konsep dan praktik pendidikan. 
      • Essensialisme merupakan aliran pendidikan yang menerapkan filsafat idealism secara eklektis.
      • Perenialisme hampir sama dengan essensialisme, tetapi lebih menekankan pada keabadian atau ketetapan atau kehikmatan, yaitu hal-hal yang ada sepanjang masa ( Imam Barnadib, 1988: 34) 
      • Progresivisme adalah mazab pendidikan yang menginginkan kemajuan.
      • Rekonstruksionisme merupakan kelanjutan dari progresivisme. 
      • Behaviorisme memiliki beberapa akar atau sumber ideologi atau filsafat.
      • Humanisme merupakan kelanjutan dari progresivisme, telah mengadopsi banyak sekali prinsip-prinsip progresivisme termasuk pemusatan pada siswa, peran guru yang tidak otoritatif, fokus pada aktivitas dan partisipasi siswa, aspek-aspek kooperatif dan demokratisasi pendidikan. 
  2. Landasan Sosiologis adalah hal-hal yang berkaitan dengan perwujudan tata tertib sosial, perubahan sosial, interaksi sosial, komunikasi, dan sosialisasi, memrupakan indikator  bahwa pendidikan menggunakan landasan sosiologis..  
  3. Landasan kurtural, di Indonesia telah ditegaskan bahwa pendidiakan nasional berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia. Kebudayaan dan pendidikan mempunyai hubungan timbal balik. Kebudayaan dapat diwariskan dan dikembangkan melalui pendidikan, sebaliknya bentuk, ciri-ciri dan pelaksanaan pendidikan ditentukan oleh kebudayaan yang ada dalam masyarakat. 
  4. Landasan Historis, kehidupan manusia mempunyai sejarah yang panjang sehingga manusia tidak mampu melacak titik awal kapan mulainya kehidupan ini. Sejak manusia hidup, sejak itu pula pendidikan ada, dari yang paling sederhana sampai pendidikan yang sangat kompleks seperti sekarang ini. 
  5. Landasan Psikologis, kegiatan pendidikan melibatkan aspek kejiwaan manusia. Karena itu landasan psikologis merupakan salah satu landasan pendidiakn yang penting. Pada umumnya pendidikan berkaitan dengan pemahaman dan penghayatan akan perkembangan manusia, khususnya dalam proses belajar mengajar. 
  6. Landasan Ilmiah, teknologi dan seni merupakan salah satu materi pengajaran sebagai bagian dan pendidikan. Perkembangan IPTEKS akan segera diakomodasi oleh pendidikan, di sisi lain pendidikan sangat dipengaruhi oleh perkembangan IPTEKS, sehingga tersedia berbagai informasi yang cepat dan tepat untuk selanjutnya dijadikan program, alat dan cara kerja teknologi pendidikan. 
  7. Landasan Politik, polotik sebagai cita-cita yang harus diperjuangkan melalui pendidikan, dimaksudkan agar tujuan dan atau cita-cita suatu bangsa dapat tercapai. 
  8. Landasan Ekonomi, pendidikan dapat dipandang sebagai human investment, karena dengan pendidikan maka manusia terdidik ini dapat menjadi modal bagi pembangunan. Manusia terdidik yang kemudian berfungsi sebagai tenaga kerja dan memiliki kemampuan teknologis, dapat membantu pertumbuhan ekonomi, yaitu naiknya GNP atau pendapatan nasional. 
  9. Landasan Yuridis, supaya pendidikan tidak melenceng dari keinginan masyarakat, maka perlu diatur dalam regulasi yang berlaku di masyarakat/bangsa tersebut.

0 comments:

Post a Comment